Welcome to my world. Be nice here. Thank you. +Follow | Dashboard
LIFE, DREAM, ACTION



freebies



your freebies
blablabla



semua tentang 'sang waktu'
Sabtu, 26 November 2011 | 19.13 | 0 comments
hari itu aku tau, semuanya akan dimulai SAAT INI. kali ini sang waktu mengajakku ke koridor SMP baruku. disana aku melihat sosokmu. begitu pucat dan terdiam di sudut sana. ingin ku sapa. namun sang waktu tak mengijinkan...
mungkin belum saatnya ..

bunda ku datang, menyambutku dengan suka cita, saat itu aku baru tau, kau -sosok terdiam di sudut sana- ikut bersorak menyambut bundaku. sesaat aku tak mengerti. namun sang waktu menjelaskan. ternyata bundamu sahabat masalalu bundaku. semua terjadi seolah sang waktu yg menentukan...
mungkin ini saatnya

ku sapa dirimu. saat kusentah tangan dinginmu, aku tau ada yg tak beres disitu.. namun kali ini sang waktu tidak ppeduli tentang itu. tiba2ku, kusadari, kau seret diriku ke calon kelas kita. aku sungguh terpana. padahal kita tak saling kenal...
mungkin ini saatnya


kali ini sang waktu yang berbicara...


lama sudah kita saling kenal dan sapa, tanpa kusadari, rasa itu mulai tumbuh. aku tau itu rasa yang salah. karena sahabatku juga menyukaimu. namun hidup itu pilihan. kuabaikan semua kata-kata bijak dan rasa persahabatan kita. karena tak bisa kupungkiri lagi, aku ingin menjadi milikmu...
mungkin ini saatnya


sang waktu terus berbicara...teruss..dan teruss


namun satu hal tak dapat kupungkiri, yaitu fisikmu . siatu hari kusadari, fisikmu tak setegap dulu lagi. berapa kali kulihat kau terjatuh.
mungkin ini ubukan saatnya kau menjadi milikku..

hari itu kusadari butir2 air mataku terjatuh. sang waktu membuatku sadar banyak hal. sejak aku mengenalmu, aku melupakan duniaku, terutama sahabatku. . sudah lama kami bermusuhan. bukan berarti aku menyalahkan kehadiranmu. tidak. namun aku menyalahkan hatiku. menyalahkan kenapa di dunia ini hanya bisa memilih satu dari 2 pilihan? 
sang waktu, mungkin inilah saatnya...

hari itu aku datang,menjengukmu disitu. tubuhmu semakin ringkih, mukamu semakin pucat. aku tau waktumu tinggal sebentar lagi,
sang waktu, ijinkan aku menatakannya sekarang ...



saat itu juga kukatan perasaanku sesungguhnya , aku tau ini salah, aku tau aku wanita. namun aku juga tau ini saatnya, karena tidak ada waktu lain . entah mengapa aku yakin tentang ini
sang waktu, ijinkan dia ada disini sebentar lagi .. 


saat   itu juga kau raih jemariku. semua sudah kukatan. semua. tentang sahabatku juga. kau hanya tersenyum disana. di balik tabung oksigenmu. kau katakan kau juga menyayangiku.. entah mengapa perasaanku biasa saja. 
sang waktu,aku tau ini saatnya ...




kau ceritakan semua kisah pertemuan kita. kisah indah kita. namun yang membuatku tercengang. kau katakan,kau tidak bisa memilikiku 'lagi' . disitu kau juga bilang tak ada gunanya membenci sahabatku. karena ia tidak bener2 "merebutmu". entah mengapa aku tau semua yang kau katakan itu benar
sang waktu, semua sudah mendekati waktunya..


kau bilang, kapanpun,dimanapun,kau tetap milikku dan aku tetap milikmu walaupun tidak sepenuhnya. kusadari butir2 air mataku berjatuhan. namun bukan kata2mu yang membuatku menangis, tapi karena, ajalmu......




ya sang waktu, aku tau ini saatnya, terimakasih, aku telah diberi waktu mengucapkannya, memberi tahunya, bahwa aku menyayanginya, selamanya....



i will be the last, for you
and you will be the last for mee

Label: ,


Older Post | Newer Post